Anda Pengunjung ke-

Alih Bahasa (Klik Bendera Untuk Mengalihbahasakan Blog ini)

ArabicJapaneseChinese SimplifiedRussianEnglishFrenchGermanSpainItalianDutch

Tulisan Terpopuler


ShoutMix chat widget

MET IDUL FITRI 1432 H 0

Sodikin Masykur | Minggu, Agustus 28, 2011 |

 












Ramadhan kan berlalu...
sedangkan dosa-dosaku masih utuh membeku...
menjelang IDUL FITRI 1432 H yang kita tunggu...
mohon dimaafkan segala khilafku...

جَـعَلَنـَا اللهُ وَإِيـَّاكُـمْ مِـنَ الْـعَا ئِـدِيْنَ وَالْفَـائِـزِيْنَ كُلُّ عـَامٍ وَأَنْتُـمْ بِخَيْرٍ
 
تَقَـبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَـبَّلْ يـَاكَرِيْـمُ

BUKAN PERMATA BIASA 0

Sodikin Masykur | Minggu, Agustus 28, 2011 |

Di Madinah ada seorang wanita cantik shalihah lagi bertakwa. Bila malam mulai merayap menuju tengahnya, ia senantiasa bangkit dari tidurnya untuk shalat malam dan bermunajat kepada Allah. Tidak peduli waktu itu musim panas ataupun musim dingin, karena disitulah letak kebahagiaan dan ketentramannya. Yakni pada saat dia khusyu’ berdoa, merendah diri kepada sang Pencipta, dan berpasrah akan hidup dan matinya hanya kepada-Nya.

Dia juga amat rajin berpuasa, meski sedang bepergian. Wajahnya yang cantik makin bersinar oleh cahaya iman dan ketulusan hatinya.

Suatu hari datanglah seorang lelaki untuk meminangnya, konon ia termasuk lelaki yang taat dalam beribadah. Setelah shalat istiharah akhirnya ia

KEMBALI DENGAN BAIK 0

Sodikin Masykur | Minggu, Agustus 28, 2011 |

Tatkala detak kematian menyapa kita,,,
tatkala hampir usai perjanjian denganNya,,,
barangkali kita baru ingat,,,
betapa banyak kelalaian yang kita lakukan,,,
betapa banyak waktu yang terbuang tanpa kedekatan kita kepada Rabb,,,
betapa angan-angan telah menjerat fikiran,,,
betapa energi habis untuk hal-hal yang sia-sia,,,
tatkala malaikat izrail talah menyapa,,,
tatkala tiada lagi kesempatan beramal,,,
barulah kita bersusah payah menghitung,,,
berapa banyak hafalan kita,,,
berapa banyak malam tidak ‘berdiri’ untukNya,,,
berapa banyak senandung lisan bukanlah dzikrullah,,,
berapa banyak saudara yang terdzolimi oleh kita,,,
marilah berbenah,,,
marilah memantapkan langkah untuk mendekat padaNya,,
marilah membuktikan cinta kita padaNya,,,,
Marilah kita membersihkan ‘kaca’
marilah mengevaluasi,,,
tentang diri kita yang sebenarnya,,,
Jangan sampai pada saat itu tiba,,,
kita tidak mempunyai pegangan apapun utk menuju kehidupan yg abadi,,