Anda Pengunjung ke-

Alih Bahasa (Klik Bendera Untuk Mengalihbahasakan Blog ini)

ArabicJapaneseChinese SimplifiedRussianEnglishFrenchGermanSpainItalianDutch

Tulisan Terpopuler


ShoutMix chat widget

Pramuka Bag-1 0

Sodikin Masykur | Rabu, Juli 22, 2020 |

Seperti yang kita ketahui, Pramuka merupakan salah satu ektrakulikuler yang wajib diikuti oleh siswa mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada kesempatan kali ini, penulis akan mengulas mengenai materi-materi pramuka secara lengkap untuk kalian secara bertahap.

PENGERTIAN PRAMUKA


Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Rakyat Muda yang Suka Berkarya. Untuk lebih memahami pengertian dari Pramuka, kalian juga dapat merujuk beberapa pendapat para ahli terhadap pengertian Pramuka.
1.      Joko Mursitho
Menurut beliau, Pramuka adalah suatu proses pendidikan yang dilakukan diluar lingkungan sekolah dan keluarga. Kegiatan tersebut dibuat dengan menarik, menyenangkan, teratur, sehat, terarah, dan praktis. Lalu, kegiatan tersebut dilakukan di tempat terbuka dengan prinsip dan metode kepramukaan yang tepat, yang memiliki tujuan untuk membentuk kepribadian anggota.
2.      Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan RI
Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Tahun 2014, pengertian pramuka adalah proses pendidikan yang menyenangkan bagi anak muda, di bawah tanggung jawab anggota dewasa, yang dilakukan di luar lingkungan sekolah dan keluarga, dengan tujuan, prinsip dasar dan metode pendidikan tertentu.
3.      Menurut Kamus Besar Bahas Indonesia (KBBI)
Menurut KBBI, pengertian pramuka adalah organisasi untuk generasi muda yang mendidik para anggotanya dengan berbagai jenis keterampilan, disiplin, kepercayaan pada diri sendiri, saling tolong-menolong, dan lain sebagainya.

SEJARAH PRAMUKA


1.      Sejarah Pramuka Di Dunia


Pramuka atau Scout (dalam bahasa Inggris) mulai berdiri pada tahun 1908. Organisasi ini terbentuk dengan diawali dari terbitnya buku dengan judul “Scouting for Boys” di Inggris. Buku ini merupakan kumpulan pengalaman dari Robert Stephenson Smyth Baden-Powell, seorang mantan tentara Inggris yang sejak kecil memang menyukai kegiatan luar ruangan (outdoor).

Buku ini ternyata mendapatkan reaksi yang baik saat itu. Bahkan, buku ini tersebar hingga negara-negara luar Inggris kala itu. Lalu, berdirilah organisasi kepramukaan pertama saat itu, yang bernama Boys Scout. Kala itu memang hanya diperuntukkan untuk laki-laki saja.

Pada tahun 1912, atas bantuan adik perempuan beliau akhirnya organisasi kepramukaan bagi perempuan berdiri. Organisasi tersebut bernama Girl Guides, yang kemudian diteruskan oleh istri beliau dalam kepengurusannya.


Kemudian, pada tahun 1916 berdirilah kelompok pramuka untuk siaga dengan nama CUB (anak serigala dalam bahasa Inggris) dengan buku Jungle Book sebagai referensi kegiatannya.
Lalu pada tahun 1918, beliau mendirikan lagi organisasi dengan nama Rover Scout untuk penegak. Akhirnya kegiatan dan buku dari organisasi ini dilirik oleh berbagai negara yang ada di dunia, termasuk di Indonesia.
Akhirnya, tahun 1920 diadakanlah Jambore Dunia pertama yang dilaksanakan di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 negara untuk ikut serta dalam acara tersebut. Saat itu pulalah, Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

2.      Sejarah Pramuka Di Indonesia
Perkembangan Pramuka di Indonesia sebenarnya telah dipengaruhi sejak masa penjajahan Belanda. Namun, Gerakan Pramuka secara resmi lahir pada tahun 1961. Hal ini bermula dari keinginan Presiden Soekarno untuk menyatukan oraganisasi kepanduan yang jumlahnya sangat banyak sementara anggotanya hanya sedikit. 

Melalui Ketetapan MPRS Nomor II/MPRS/1960, tanggal 3 Desember 1960 tentang rencana pembangunan Nasional Semesta Berencana, Soekarno kemudian menunjuk panitia untuk membentuk Gerakan Pramuka dipimpin Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

Nama Pramuka dicetuskan HB IX terinspirasi dari kata Poromuko yang berarti pasukan terdepan dalam perang. Kemudian, kata Pramuka tersebut diterjemahkan menjadi Praja Muda Karana yang berarti “Jiwa Muda yang Gemar Berkarya”.

Peristiwa perkenalan tanggal 14 Agustus 1961 ini kemudian dilakukan sebagai Hari Pramuka yang setiap tahun diperingati seluruh jajaran dan anggota Gerakan Pramuka. Maka, setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka. Misi utama gerakan Pramuka adalah untuk mendidik pemuda dan pemudi Indonesia, dari usia anak-anak, demi meningkatkan rasa cinta tanah air dan bela negara.

Sultan HB IX menjabat sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pertama dan terpilih kembali sampai 4 periode selanjutnya hingga tahun 1974. Ia berjasa melambungkan Pramuka Indonesia hingga ke luar negeri. Maka, gelar Bapak Pramuka Indonesia disematkan kepada Raja Yogyakarta ini. Sementara itu, lambang Pramuka berupa Tunas Kelapa disahkan dalam Keppres Nomor 238 Tahun 1961.

Sejarah Pramuka Lengkap - Gerakan Pramuka - Lambang Pramuka Indonesia & Dunia

TUJUAN PRAMUKA
Tujuan dari adanya Pramuka adalah untuk melatih para pemuda untuk memaksimalkan potensi yang ada dalam dirinya. Baik itu secara intelektual, spiritual, sosial, maupun secara fisik.

Adapun secara tepatnya, berikut tujuan dari Pramuka.