Anda Pengunjung ke-

Alih Bahasa (Klik Bendera Untuk Mengalihbahasakan Blog ini)

ArabicJapaneseChinese SimplifiedRussianEnglishFrenchGermanSpainItalianDutch

Tulisan Terpopuler


ShoutMix chat widget

Daftar Buku Karya Sodikin 0

Sodikin Masykur | Sabtu, Februari 28, 2026 | , , , , , ,

Buku Solo:

  1. Menjadi Langit (Buku Solo Perdana, Sonaraza/Sodikin, S.Pd.I) November 2022. https://tokobuku.sippublishing.co.id/product/menjadi-langit/  
  2. Menjadi Lentera di Tengah Gulita (Buku Solo Ke 2, Sodikin Masykur) Januari 2026

 

Buku Antologi

  1. Lentera Ilmu di Soaft (Antologi Peserta Soaft Abco) Desember 2021
  2. Guru Limited Edition (Antologi 1.000 Guru Motivator Literasi) 2021
  3. Sarah (Antologi Cerpen, Gol A Gong Dkk) Desember 2021 https://tokobuku.sippublishing.co.id/product/sarah/ 
  4. Jangan Lupa bahagia, April 2022
  5. Akang (Antologi Flash Fiction, Gol A Gong Dkk) Juli 2022
  6. "SEE, WRITE, AND MAKE IT STORY - JILID 4", Juli 2022 
  7. Karangan Bunga (Antologi Flash Fiction, Gol A Gong Dkk) Oktober 2022 https://tokobuku.sippublishing.co.id/product/karangan-bunga-kumpulan-flash-fiction/ 
  8. Di Perpustakaan (Antologi Flash Fiction, Gol A Gong Dkk) Oktober 2022
  9. Mencegah Lebih Baik  
  10. Terpaksa Tutup Aurat 
  11. Ayunan Pena (Kisah2 Perjuangan 60 hari Menulis Buku) Oktober 2022
  12. Keluarga Ayam (Antologi Puisi, Gol A Gong Dkk) Oktober 2022 https://tokobuku.sippublishing.co.id/product/keluarga-ayam/
  13. Jodoh Tidak Akan Lari Ke Mana (antologi Flash Fiction, Gol A Gong, Dkk) Oktober 2022 https://tokobuku.sippublishing.co.id/product/jodoh-tidak-akan-lari-kemana/
  14. Ketika Pena Bercerita (Kumpulan Puisi) November 2022 

Buku Solo Ke 2, Tentang Apa? 0

Sodikin Masykur | Sabtu, Februari 28, 2026 | , , , , , ,


Sinopsis:

Hidup kadang bergerak begitu cepat, hingga kita terjebak dalam rutinitas tanpa sempat menengok kembali makna langkah kita sendiri. Namun jika kita memperhatikan lebih dalam, dari kisah demi kisah perjalanan manusia, dunia berubah bukan oleh mereka yang paling kuat, kaya, atau terkenal, tetapi oleh mereka yang menyalakan secercah cahaya—meski kecil—di tempat yang gelap. Menjadi lentera bukan berarti kita harus menjadi pahlawan. Lentera tidak menerangi seluruh dunia; ia hanya menerangi ruang tempat ia berada. Tapi cahaya kecil itu cukup untuk membuat seseorang melihat jalan.

Baca juga: Buku solo perdana 

Buku Menjadi Lentera di Tengah Gulita adalah bacaan yang sederhana, hangat, dan penuh makna. Kisah-kisah di dalamnya dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mudah dipahami dan dirasakan oleh siapapun yang membacanya. Saya berharap buku ini dapat menjadi teman belajar dan bahan refleksi yang menyenangkan, serta menjadi lentera kecil yang menumbuhkan karakter
baik di lingkungan sekolah dan keluarga.
— Siti Chaerijah Aurijah, S.Pd., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok

Membaca buku ini serasa diajak merenung dan berdialog dengan diri sendiri. Buku ini layak menjadi bacaan reflektif bagi siapa pun yang ingin memperbaiki hati dan menemukan makna hidup di tengah masalah dan ujian kehidupan.
— Safrudin, M.Pd., PTP Ahli Madya Disdik Kota Depok

Baca juga: Puluhan karya keren 

Alhamdulillah buku ini hadir bagaikan embun pagi yang turun ke bumi. Ketika kita sedang membutuhkan banyak inspirasi, buku ini hadir untuk memberikan solusi.
— Joko Soetrisno, M.Pd., Kepala Bidang Perpustakaan – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok


Ditunggu komen atau testimoninya ya.. 
Semoga Anda sekeluarga sehat selalu..

Terima kasih..

MADU MURAH DI TIKTOK 0

Sodikin Masykur | Minggu, Agustus 10, 2025 |

Menjadi Langit, Buku Solo Perdana 0

Sodikin Masykur | Jumat, Juni 27, 2025 | , , , , , ,

Buku solo perdana 

Sinopsis:
Setiap sesuatu memiliki kunci. Ingin memasuki suatu tempat, ada kunci untuk membuka sehingga bisa memasukinya. Ingin menggapai suatu harapan dan cita-cita, ada juga kunci untuk membuka cakrawala dan wawasan sehingga mudah mendapatkannya. Demikian juga dengan belajar dan menuntut ilmu, ada kunci yang perlu diterapkan agar mudah meraihnya. Apa saja kuncinya? (Kunci Sukses Belajar)

Sejatinya, tidak ada seorang pun yang memiliki ketinggian ilmu secara mutlak. Kalau pun ada seseorang yang berilmu tinggi, tetap saja pasti ada sisi lain yang dia tidak mengetahuinya. Di atas langit, masih ada langit. Setinggi apapun keilmuan yang dimiliki, tetap saja ada yang lebih tinggi lagi keilmuannya. Bagaimana kita perlu bersikap? (Ada langit di atas langit)

Baca juga: Buku Karya Sodikin 

Buku “Menjadi Langit”, disajikan dengan menggunakan bahasa sederhana namun lugas, mengena sehingga mampu membuat pembaca dengan mudah mencerna dan memahami tujuan dan harapan penulis. (Dra. Susilawati, MM. – Kepala Seksi Kurikulum dan Kelembagaan SMP Dinas Pendidikan Kab. Bogor)
Buku sederhana ini layak Anda baca, karena tak seorang pun terlahir sempurna sehingga perlu langkah untuk melangitkan diri. 

Buku bisa dipesan via penulis atau via toko

Susah Hafal dan Faham Ilmu? 0

Sodikin Masykur | Minggu, Maret 06, 2022 | , , ,

Saat menjalankan kegiatan belajar dan menuntut ilmu, mungkin ada di antara kita yang pernah mengalami kesulitan dalam menghafal, mempelajari atau memahami suatu keilmuan. Atau apa-apa yang pernah kita hafal dan pelajari mudah sekali menguap, padahal saat menghafal dan memahaminya begitu sangat mudah. Atau sebaliknya, merasakan kesulitan saat mempelajarinya, namun saat berhasil, begitu mudah menguapnya, alias terlupa.


Setidaknya ada empat tipe kita dalam menerima sebuah ilmu. Yang pertama, mudah saat mempelajari, namun mudah pula lupanya. Yang kedua, mudah saat mempelajari, sulit lupanya, alias kuat ingatannya. Yang ketiga, sulit saat mempelajari, namun begitu mudah lupanya. Yang keempat, sulit saat mempelajari, sulit pula lupanya, alias kuat ingatannya.

Setiap kita pasti berharap mendapatkan kondisi yang terbaik. Yaitu kita bisa menghafal, mempelajari, dan memahami ilmu dengan mudah. Setelah itu, segala yang kita hafal, pelajari, dan pahami tersebut terekam dengan kuat dalam ingatan kita sehingga tidak mudah hilang dan terlupa.

Lantas, bagaimana jika kita dalam kondisi yang sebaliknya? Kondisi sulit saat mempelajari, namun ternyata sulit ingatnya dan mudah lupanya.