Sinopsis:
Hidup kadang bergerak begitu cepat, hingga kita terjebak dalam rutinitas tanpa sempat menengok kembali makna langkah kita sendiri. Namun jika kita memperhatikan lebih dalam, dari kisah demi kisah perjalanan manusia, dunia berubah bukan oleh mereka yang paling kuat, kaya, atau terkenal, tetapi oleh mereka yang menyalakan secercah cahaya—meski kecil—di tempat yang gelap. Menjadi lentera bukan berarti kita harus menjadi pahlawan. Lentera tidak menerangi seluruh dunia; ia hanya menerangi ruang tempat ia berada. Tapi cahaya kecil itu cukup untuk membuat seseorang melihat jalan.
Baca juga: Buku solo perdana
Buku Menjadi Lentera di Tengah Gulita adalah bacaan yang sederhana, hangat, dan penuh makna. Kisah-kisah di dalamnya dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mudah dipahami dan dirasakan oleh siapapun yang membacanya. Saya berharap buku ini dapat menjadi teman belajar dan bahan refleksi yang menyenangkan, serta menjadi lentera kecil yang menumbuhkan karakter
baik di lingkungan sekolah dan keluarga.
— Siti Chaerijah Aurijah, S.Pd., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok
Membaca buku ini serasa diajak merenung dan berdialog dengan diri sendiri. Buku ini layak menjadi bacaan reflektif bagi siapa pun yang ingin memperbaiki hati dan menemukan makna hidup di tengah masalah dan ujian kehidupan.
— Safrudin, M.Pd., PTP Ahli Madya Disdik Kota Depok
Baca juga: Puluhan karya keren
Alhamdulillah buku ini hadir bagaikan embun pagi yang turun ke bumi. Ketika kita sedang membutuhkan banyak inspirasi, buku ini hadir untuk memberikan solusi.
— Joko Soetrisno, M.Pd., Kepala Bidang Perpustakaan – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok
Ditunggu komen atau testimoninya ya..
Semoga Anda sekeluarga sehat selalu..
Terima kasih..
.jpeg)

.gif)
.gif)
0 Responses So Far: